Rumah Sakit Pilihan Utama Seluruh Lapisan Masyarakat

rsu_soedonomdn@jatimprov.go.id

Email

(0351) 464325, 464326

Telepon

Jl. Dr.Soetomo No.59

Kota Madiun

Category: informasi

Pimpin Upacara Harkitnas 2024, Plh. Gubernur Jatim Bobby Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi Untuk Songsong Indonesia Emas 2045

Pimpin Upacara Harkitnas 2024, Plh. Gubernur Jatim Bobby Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi Untuk Songsong Indonesia Emas 2045

Surabaya, 20 Mei 2024 – Plh. Gubernur Jatim Bobby Soemiarsono menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (20/5/2024).

Dalam sambutannya, Bobby mengajak generasi muda menguasai teknologi untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Pasalnya, kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan sehari-hari dan menjadi peradaban saat ini. Perkembangan inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner.

“Yang menguasai teknologi, maka akan menguasai peradaban. Penguasaan teknologi merupakan keniscayaan bagi kita. Untuk itu generasi muda Indonesia harus tampil sebagai penguasa teknologi, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bobby sapaan akrabnya mengatakan teknologi terus tumbuh dengan kecepatan pesat.

“Tak terbayangkan dalam tiga dekade yang lalu, kekuatan teknologi akan seperti hari ini, dimana semua seperti mendekat, terpampang didepan mata dan jarak sudah tidak lagi relevan,” katanya.

Seperti diketahui bersama, adopsi teknologi digital menjadi salah satu penopang dalam pertumbuhan suatu bangsa, baik dalam aspek bisnis, sosial dan ekonomi.

Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5 persen dari total populasi. Ini diperkuat dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan meroket hingga USD 1 triliun pada tahun 2030.

Oleh karena itu, Bobby berharap potensi ini mendukung percepatan transformasi digital sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap.

“Perekonomian Indonesia harus tumbuh di kisaran 6 hingga 7 persen untuk dapatnya mencapai target negara berpendapatan tinggi atau negara maju pada tahun 2045,” harapnya.

Bobby mengatakan, Indonesia memiliki potensi kekuatan yang siap merambah dunia dengan bonus demografinya, dimana 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade menjadi tenaga usia produktif.

Bahkan berpeluang menjadi negara maju dalam 10-15 tahun kedepan dengan memaksimalkan bonus demografi. Oleh karena itu bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan baik dan bijaksana.

“Kita berada pada fase kedua kebangkitan, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang dicanangkan para pendiri bangsa. Hal ini selaras dengan tema Kebangkitan kedua menuju Indonesia Emas,” katanya

“Momen ini mesti ditangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa, seluruh potensi sumberdaya alam kita, bonus demografi kita dan potensi transformasi digital kita menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045,” imbuhnya

RSUD dr. SOEDONO TIDAK TAKUT DIKOMPLAIN,PENILAIAN PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS BERSAMA TIM PENILAI NASIONAL (TPN) KEMENPAN-RB

Dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur terus berbenah dan melakukan berbagai upaya dalam menjaga integritas seluruh civitas hospitalia dan stakeholder. Penguatan komitmen yang terus dibangun di setiap masa kepemimpinan Direktur sejak tahun 2019 hingga tahun 2023 ini mendapatkan perhatian dari Tim Penilai Nasional Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Pada Tanggal 28 – 29 Agustus 2023 bertempat di Ruang Binaloka Kantor Gubernur Jawa Timur, dilaksanakan Penilaian Pembangunan Zona Integritas bersama Tim Penilai Nasional (TPN) dari Kemenpan RB, yang dipersiapkan dengan baik oleh Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Timur selaku salah satu Tim Penilai Internal Provinsi (TPI) Jawa Timur. RSUD dr. Soedono, menjadi salah satu Unit Kerja Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang berkesempatan untuk dapat berkomunikasi secara langsung dengan TPN secara daring. Penilaian ini bertujuan untuk melakukan konfirmasi dan klarifikasi atas dokumen yang telah dikirim Unit Kerja dalam proses Pembangunan Zona Integritas di wilayahnya

Berada pada urutan kedua sebagai peserta yang akan dinilai, menjadikan Pimpinan beserta Tim Zona Integritas RSUD dr. Soedono memiliki keuntungan tersendiri untuk dapat berkoordinasi lebih baik dalam dalam teknis penilaian. Proses penilaian RSUD dr. Soedono yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB berjalan sangat baik, bahkan terasa seperti diskusi. Hal ini dikarenakan TPN sangat komunikatif dalam memberikan pertanyaan dan masukan terkait kegiatan-kegiatan yang ada di RSUD dr. Soedono.

Pertanyaan terus bergulir dari seluruh Area Perubahan, dan yang menarik perhatian TPN adalah proses pengelolaan Pengaduan Masyarakat yang memiliki effort luar biasa dalam berkomunikasi dengan pelanggan.

 “Kami tidak pernah takut dikomplain, meskipun tren keluhan terlihat menurun, namun semua keluhan kami tindaklanjuti demi perbaikan layanan”, jelas dr. Tauhid Islamy, Direktur RSUD dr. Soedono pada saat ditanya bagaimana RSUD dr. Soedono merespon pengaduan masyarakat.  Selain itu, Kepala Instalasi Humas Pemasaran dan Promosi Hesehatan (IHPPK) sebagai unit yang bertanggung jawab dalam mengelola pengaduan menyampaikan bahwa pengadauan masyarakat saat ini paling banyak dari Google Review, dimana media ini sulit untuk berkomunikasi dua arah dengan pelanggan. Sehingga perlu trik khusus agar dapat menelusur pelanggan untuk dapat mengetahui permasalahannya. “Kami (IHPPK) bahkan menjadi stalker pelanggan yang komplain melalui google review, untuk mencari akun media sosialnya, sehingga dapat kami DM (Direct Message) demi bisa berkomunikasi”, jelas Ayu, Kepala IHPPK.

Upaya-upaya ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan pelanggan RSUD dr. Soedono, dengan dibuktikan nilai yang tertinggi untuk indikator Survei Kepuasan Masyarakat Semester 1 Tahun 2023, adalah Pengelolaan Pengaduan Masyarakat. RSUD dr. Soedono yakin masukan masyarakat melalui pengaduan, merupakan jalan untuk terus berbenah dan berinovasi dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan dan meneguhkan komitmen terhadap integritas RSUD dr. Soedono.

Kegiatan penilaian ini masih akan berlanjut dengan tahapan berikutnya sesuai timeline yang telah disusun oleh Kemenpan RB. Dan RSUD dr. Soedono, berkesempatan untuk dikunjungi secara langsung oleh tim TPN pada tanggal 13 Oktober 2023. Semoga dengan adanya apresiasi dan perhatian dari TPI Prov.Jatim dan TPN Kemenpan RB, menjadi semangat tersendiri bagi RSUD dr. Soedono dalam menjaga komitmen Pembangunan Zona Integritas ini.

RSUD dr. SOEDONO TIDAK TAKUT DIKOMPLAIN,PENILAIAN PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS BERSAMA TIM PENILAI NASIONAL (TPN) KEMENPAN-RB
Soedono Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Soedono Meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

(18/4) RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur Kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Status ini didapat setelah dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Akuntan Publik Hari Purnomo dan Jaswadi. Pembacaan hasil Reviu laporan Keuangan dilaksanakan di Ruang Rapat Bambang Subroto RSUD dr. Soedono dengan dihadiri oleh Manajemen RSUD dr. Soedono, Dewan Pengawas RSUD dr. Soedono, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Inspektorat Provinsi Jawa Timur, dan BPKAD Provinsi Jawa Timur .  Pemeriksaan tersebut meliputi Laporan Keuangan, Kepatuhan terhadap Perundang-undangan dan Sistem pengendalian Internal (SPI).

Opini WTP menunjukkan Laporan Keuangan (LK) RSUD dr. Soedono disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan (neraca), Laporan Realisasi Anggaran (LRA), laporan perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, perubahan ekuitas serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, sesuai Standar Akuntansi Pemerintah.

Meskipun telah meraih status Wajar Tanpa Pengecualian, Direktur RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur dr. Tauhid Islamy, Sp.OG., K.Fm menilai bahwa pengawasan keuangan tetap perlu dilakukan, hal ini bukan semata-mata untuk mendapatkan opini WTP tetapi juga sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan akuntabilitas di lingkungan instansi pelayanan publik.

RSUD dr. Soedono, Menjadi Tuan Rumah dalam Pembahasan dan Evaluasi RBA BLUD Provinsi Jawa Timur

Pada tanggal 12 Desember 2022 RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah dalam kegiatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan Pembahasan dan Evaluasi RBA BLUD yang ada dibawahnya. Pertemuan ini diadakan di Gedung Sumbawa RSUD dr. Soedono dan dihadiri 3 orang Narasumber dari Dinas Kesehatan dan 1 orang Narasumber dari Universitas Brawijaya. Dalam pertemuan ini, Dinas Kesehatan bertujuan mempersiapkan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Jawa Timur untuk dilakukan evaluasi.

Kegiatan ini diawali sambutan dari Direktur RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur, dr. Mochamad Hafidin Ilham, Sp.An. Beliau menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan kepada kami untuk menjadi tuan rumah.

Sambutan dr. Mochamad Hafidin Ilham, Sp.An

Sambutan selanjutnya disampaikan Salah satu narasumber dari Dinas Kesehatan, Bapak Marta Mukti Widodo selaku koordinator perekonomian Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

“Saya ucapkan terima kasih kepada dokter Ilham selaku direktur RSUD dr. Soedono karena sudah menyambut kami dengan baik dalam pertemuan kali ini, semoga pertemuan kali ini bisa berjalan dengan lancar dan dengan adanya pertemuan ini kita bisa menjadikan pemerintah provinsi Jawa Timur jadi lebih baik lagi khususnya di bidang kesehatan”. ucap beliau.

Disusul dengan penyampaian materi yang isinya membahas tentang Apa Peran Pembinaan BLUD Provinsi Jawa Timur. Dalam materi yang disampaikan meliputi Dasar Hukum, Struktur Organisasi 2021, Fungsi Sub Bagian BLUD, Pembinaan BLUD sesuai SIPD BIRO, Kegiatan BIRO Perekonomian terkait pembinaan BLUD, Implementasi BLUD Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 yang meliputi BLUD di bidang Kesehatan terdapat 15 tempat, BLUD di bidang Pendidikan terdapat 21 tempat, dan BLUD di UPT lainnya terdapat 6 tempat dan juga Jumlah Pengajuan Usulan BLUD Tahun 2023-2024 terdapat 32 usulan  BLUD di bidang Pendidikan dan 2 usulan di UPT lainnya.

Sambutan Bapak Marta Mukti Widodo

Materi selanjutnya membahas tentang Kinerja Keuangan BLUD di Bidang Kesehatan yang di sampaikan oleh Ibu Musfufah selaku sub koordinator perekonomian Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Dalam materi ini berisikan Realisasi Anggaran dari Tahun 2019-2021, Laporan Keuangan 2021 dari 15 UPT Bidang Kesehatan, Hasil Analisis T.A Secara Umum Terhadap BLUD bidang Kesehatan dan Indikator Monev.

Dari materi yang telah disampaikan, narasumber membuka sesi diskusi kepada yang ingin bertanya. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan peserta “Saya ingin menanyakan bapak, bagaimana laporan kinerja per-tahun yang ada di dinkes ini dan apakah dinkes selalu melakukan evaluasi pelayanan setiap tahunnya?”.

“Penyusunan laporan per tahun kami disusun sesuai dengan ketentuan dalam Instruksi Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Kami menyadari dalam penyusunan Laporan Kinerja ini masih banyak kekurangan dan kelemahan untuk itu kami selalu melakukan evaluasi per tahunnya guna mengurangi kelemahan yang ada pada sistem kami”, Jawab Narasumber.

Sesi diskusi antara Narasumber dan tamu undangan

Akhir kegiatan, Narasumber menyimpulkan bahwa dengan adanya pertemuan ini dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan yang ada pada tahun sebelumnya dan sekaligus menjadi ajang silaturahmi.

RSUD dr. Soedono, Menjadi Tuan Rumah dalam Pembahasan dan Evaluasi RBA BLUD Provinsi Jawa Timur
Memeperingati Hari Jadi Provinsi Jatim ke 77, RSUD dr. Soedono Gelar Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan

Memeperingati Hari Jadi Provinsi Jatim ke 77, RSUD dr. Soedono Gelar Bakti Sosial (Baksos) Pelayanan Kesehatan

Dalam rangka Memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-77, RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yang diselenggarakan pada tanggal 20 Oktober 2022 di Desa Randu Alas kecamatan kare Kabupaten Madiun. Rangkaian kegiatan Baksos dimulai dengan kegiatan Penyuluhan Kesehatan yang membahas tentang sesak nafas dan hipertensi. Kemudian dilanjutkan dengan Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan secara gratis serta ditutup dengan Penyerahan Paket Sembako bagi warga yang membutuhkan.

Acara Baksos dibuka oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur, dr. Dwi Siwi Mardiati, M. Kes. Beliau menyampaikan permohonan maaf Bapak Direktur belum bisa hadir dikarenakan sedang menjalankan ibadah umroh. dr. Dwi Siwi Mardiati pun menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Madiun, dimana dalam Baksos kali ini, turut hadir Bupati Kabupaten Madiun didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun beserta jajaran Muspika.

Foto dr. Dwi Siwi Mardiati ketika sambutan

“Disini saya ucapkan terima kasih kepada bapak H.Ahmad Damawi Ragil selaku Bupati Kabupaten Madiun sudah menyempatkan hadir disini, juga kepada Kepala Desa serta warga Desa Randu Alas sudah menerima kami dengan baik. Semoga kegiatan ini nanti bisa berjalan dengan lancar dan bermanfaat dan membantu bagi warga desa disini.”, kata dr. Dwi Siwi Mardiati.

Tak hanya itu, Bupati Kabupaten Madiun, Bapak H.Ahmad Damawi Ragil Saputro sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini. Beliau menyampaikan “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada RSUD dr. Soedono yang telah menggelar kegiatan ini, saya berharap, kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin oleh RSUD dr. Soedono, jadi tidak hanya di satu tempat saja melainkan saya mau kedepannya RSUD dr. Soedono mengadakan kegiatan seperti ini di tempat lain”.

Foto Bupati Kabupaten Madiun ketika menyampaikan pendapat

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh 2 pemateri yaitu dr. R. Sjaiful Anwar, Sp.JP yang membahas tentang sesak nafas dan dilanjutkan oleh Bapak Yudi Kristanto yang membahas tentang Hipertensi.

dr. R. Sjaiful Anwar, Sp.JP menyampaikan “Apabila warga disini ada yang sakit segera cepat dibawa ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat, agar segera dicari tahu penyebabnya karena apa dan kenapa.” Bapak Yudi Kristanto juga menambahkan “Untuk bapak ibu yang hadir disini saya berpesan untuk menjaga kesehatannya khususnya bagi lansia, pola makan dijaga, kurangi makanan yang mengandung gula, garam, protein dan lemak, serta jangan suka marah-marah dan yang terpenting berdoa agar diberi kesehatan terus”.

Foto Wakil Direktur Umum M. Sucahyono ketika menyerahkan sembako

Pada kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, warga desa Randu Alas dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan anamneses oleh dokter secara langsung untuk ditentukan diagnosis dan rencana pengobatannya. Kami pun tetap melakukan antisipasi dalam pemberian obat, dengan memastikan pemberian obat tidak dalam bentuk sediaan cair sesuai himbauan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Atensi masyarakat setempat sangat luar biasa dalam menyambut kegiatan ini. Tak terkecuali masyarakat lansia, karena mayoritas yang memanfaatkan pengobatan gratis dalam kegiatan ini adalah masyarakat lansia. Sebelum Acara ditutup, Tim panitia kegiatan membagikan paket sembako kepada masyarakat setempat bagi yang membutuhkan dan dilanjutkan penutupan dengan foto Bersama.

STOP BULLYING! UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK

Usia sekolah merupakan masa yang sangat menentukan kualitas seseorang saat tumbuh dewasa dengan harapan sehat secara fisik, mental, sosial, dan emosi. Kasus yang sering terjadi di tingkat sekolah yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang adalah bullying. Dimana bullying atau perundungan ini merupakan suatu tindakan agresif yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain yang mentalnya lebih lemah atau down dengan tujuan untuk menyakiti secara psikologis maupun fisik.

Berdasarkan data yang dirilis oleh UNICEF tahun 2020, menyatakan bahwa pada tahun 2018 sebanyak 41% anak berusia 15 tahun mengalami tindakan bullying setidaknya dua kali dalam sebulan. Dan dua dari tiga anak remaja berusia 13 tahun -17 tahun merupakan korban dari bullying. Kemudian, sebesar 45% orang berusia 14 tahun – 24 tahun mengalami bullying online atau dinamakan dengan cyber bullying.

Mengetahui begitu genting kondisi Kesehatan Mental anak-anak kita, pada tanggal 14 Oktober 2022 dalam rangka Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur melaksanakan penyuluhan dengan tema “Stop Bullying! Menjadi Generasi Sehat dan Cerdas adalah Pilihan”. Penyuluhan ini ditujukan kepada anak usia Sekolah Menengah Pertama yang berada di Pondok Pesantren Darul Madinah Madiun.

Momen dr. Susiati memberikan materi kepada peserta

Kegiatan ini disambut baik oleh pimpinan Pondok Pesantren Darul Madinah Madiun, Ustad Amir Abdullah. Beliau menyampaikan “Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa mencegah terjadinya bullying di pondok kami dan dapat menjadikan pondok kami jadi lebih baik lagi kedepannya” Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh 3 (tiga) pemateri dari RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur yaitu dokter spesialis Kesehatan jiwa, dr. Susiati, SpKJ dan dr. Indah K., SpKJ serta Psikolog Klinis kami, Azimatul Munawaroh S.Psi, M.Psi.

Dalam penyampaian materi, para pemateri fokus membahas terkait pengertian bullying, bagaimana dampak dari bullying itu sendiri, bagaimana cara mecegahnya dan bagaimana cara mengatasinya apabila sudah terkena bullying.

Pesan dari Pemateri yang harus anak-anak kita pahami adalah, “Kita tidak bisa mengontrol perilaku orang lain, tapi kita bisa mengontrol bagaimana reaksi kita. Maka dari itu Stop Bullying!! di mulai dari diri kita, saling mengingatkan antar teman, saling menyayangi karna Allah dan jadilah generasi sehat jiwa raga dan generasi cerdas.” Ujar Azimatul Munawaroh S.Psi, M.Psi selaku Psikolog Klinis.

Momen ketika Azimatul Munawaroh selaku Psikolog Klinis memberikan pesan

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dikemas dengan santai, membuat antusias, anak-anak cukup besar dalam bertanya. Bahkan mereka berani menyampaikan curahan hati (curhat) kepada para pemateri terkait pengalaman yang pernah mereka ketahui. Salah satu pertanyaan tersebut ialah “Kalau kita berada di tempat yang kita tidak sukai atau tempat tertentu rasanya ingin berteriak dan sampai mengalami panic attack. Kemudian sebaiknya apa yang harus dilakukan?” tanya peserta tersebut.

dr. Susiati, SpKJ menjelaskan, “Pertanyaan bagus, jadi saat kita berada dalam kondisi panik seperti itu, yang harus dilakukan ialah kita harus tetap tenang, mencoba mengikuti kegiatan tersebut karena saat kita takut dengan kondisi yang ada, upayakan kita tidak boleh menghindar dan harus dihadapi supaya tidak trauma.”

Momen ketika peserta bertanya kepada pemateri

Penjelasan-penjelasan dari pamateri menjadi wawasan baru bagi anak-anak Pondok Pesantren Darul Madinah Madiun dalam menghadapi permasalahan disekitar mereka. Begitu semangatnya anak-anak dalam berdiskusi, sehingga saat waktu yang diberikan telah habis, masih terdapat beberapa pertanyaan yang belum dapat dibahas. Pemateri pun siap memberikan jawaban yang akan dititipkan kepada Pengurus Pondok Untuk dapat disampaikan ke anak-anak yang harus melanjutkan kegiatan.

Sebelum Acara ditutup, Tim RSUD dr. Soedono membagikan hadiah bagi peserta yang berani bertanya, dan dilanjutkan penutupan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Khotibin Darinna’im, S.Pd.I serta foto bersama pemateri dari RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur.

STOP BULLYING! UNTUK MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PADA ANAK
Bersyukur! Direktur RSUD dr. Soedono Madiun Mendapatkan Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya

Bersyukur! Direktur RSUD dr. Soedono Madiun Mendapatkan Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya

Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menganugerahkan Lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada 17 Tokoh di Jawa Timur yang menghadiri undangan di Gedung Negara “Grahadi” Jl. Gubernur Suryo No. 07, Surabaya pada tanggal 11 Oktober 2022.

Dalam wawancara dengan media, Gubernur Jatim Khofifah menjelaskan bahwa Lencana Jer Basuki Mawa Beya kategori perak yang hari ini ia sematkan merupakan bentuk penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas darma bakti para pejabat tersebut untuk Provinsi Jawa Timur dan Negara Republik Indonesia.

Diketahui para penerima memiliki keunggulan dan keberhasilan yang begitu besar untuk Jawa Timur. Misalnya Kadis Pendidikan Jawa Timur diberikan penghargaan lantaran telah membawa pendidikan Jatim mendapat banyak pernghargaan skala nasional maupun internasional.

Begitu juga para direktur rumah sakit yang pada pandemi lalu telah berupaya semaksimal mungkin sehingga kini Jatim telah berhasil melewati masa-masa sulit.

Direktur RSUD dr. Soedono Madiun akan menerima penghargaan Jer Basuki Mawa Beya

Oleh karena itu salah satu dari 17 tokoh tersebut yang mendapat penghargaan adalah Direktur RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur yaitu dr. Mochamad Hafidin Ilham, Sp.An. Beliau berterima kasih atas apresiasi yang telah diberikan Pemprov Jatim kepadanya.

“Saya selaku Direktur RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur Madiun merasa terhormat dan berterima kasih atas apresiasi atau penghargaan yang luar biasa yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada saya, saya bangga dan bersyukur dapat menerima langsung dari Gubernur Provinsi Jawa Timur yaitu Ibu Khofifah. Semoga dengan penghargaan ini, dapat memicu semangat saya khususnya, dan karyawan RSUD dr. Soedono untuk bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya.” Ujar dr. Mochamad Hafidin Ilham, Sp.An.

Lalu, Khofifah juga mengatakan, makna Jer Basuki Mawa Beya agawe wong cilik gemuyu seperti yang terpampang di area makam mediang Mohammad Noer Gubernur Jawa Timur, mempunyai arti bahwa tugas Pemprov Jatim di semua bidang adalah mengupayakan keinginan dan cita-cita Masyarakat Jawa Timur yang pasti membutuhkan biaya baik berupa uang, tenaga pikiran atau pengorbanan lainnya dalam membuat masyarakat kecil menjadi gembira atau dalam bahasa jawa gemuyu, seperti halnya yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945.

Direktur RSUD dr. Soedono foto bersama dengan Gubernur Jatim dan Tamu Undangan lain

“Itulah sesungguhnya amanat Pembukaan UUD 1945 bagaimana bersama-sama berikhtiar memajukan kesejahteraan umum,” ucap Gubernur Jatim tersebut.

Kemudian Beliau menambahkan, apresiasi dari Pemprov Jatim itu merupakan untuk mereka yang telah memberikan kinerja terbaik dibidangnya masing-masing.

Oleh karena itu, beliau mengucapkan terima kasih dan selamat kepada semua pihak yang telah berikhtiar mewariskan kinerja yang terbaik.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Momentum untuk Memperbaiki Akhlak dalam Pergaulan

Setiap tanggal 12 Rabiul Awal umat Islam merayakannya sebagai kelahiran Nabi Muhammad SAW. Perayaan ini diperkirakan baru dimulai sejak diperingatinya pada masa kepemimpinan Sultan Salahudin Al Ayubi dengan alasan untuk meningkatkan semangat umat Islam pada waktu itu dalam meneladani sosok Nabi Muhammad SAW, terlebih pada saat itu umat Islam butuh sosok pemersatu yang dapat menguatkan keimanan seluruh umat pada saat mereka banyak mendapatkan cobaan dan sedang mengalami keadaan yang terpecah belah.

Untuk itu dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur mengadakan Tausiyah dengan tema “Meneladani Perjuangan Rasulullah dalam Membangun Peradaban yang Gemilang dan ber-AKHLAK”. Tausiyah ini diselenggarakan pada tanggal 11 Oktober 2022 bertempat di Masjid Asy-Syifa’ RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dibuka oleh dr. Bambang Subarno, Sp.P selaku Ketua Peringatan Hari Besar Islam  mewakili Direksi RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur. Beliau berharap dengan diselenggarakan Tausiyah ini, dapat menjadi momentum karyawan RSUD dr. Soedono untuk lebih mengenal dan meneladani Akhlak Rasulullah SAW.

Pentingnya mengedepankan akhlak dalam pergaulan apalagi sebagai karyawan rumah sakit harus bersikap baik terhadap para pasien”. Tidak hanya itu beliau juga mengatakan “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga sebagai momentum meneladani Rasulullah SAW”.

KH. Hamim Jazuli membawakan acara Tausiyah dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Puncak kegiatan Tausiyah dibuka dengan sapa dan gurauan khas KH. Hamim Jazuli M.Pd.I., mencairkan suasana tausiyah yang berlangsung Ba’da Dhuhur.

Beliau menyampaikan bahwa tanggal 12 Rabiul Awal adalah angka keramat karena banyak sekali keberuntungan yang dicapai di angka 12 seperti halnya dalam 1 tahun mencakup 12 bulan. Bahkan angka pemersatu Bangsa Indonesia adalah 12 terbukti saat paduan suara sebelum menyanyikan lagu Indonesia Raya menggunakan intruksi satu-dua yang berarti 12.

KH. Hamim Jazuli M.Pd.I merupakan pengasuh pondok pesantren Al-Ikhlas yang berada di Kabupaten Magetan, mengapresiasi kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh RSUD dr. Soedono meskipun berada di tengah-tengah kesibukan dalam memberikan layanan Kesehatan. Dalam tausiyah tersebut beliau menekankan bahwa kita sebagai umat Islam khususnya Aparatur Sipil Negara yang mendapat amanah untuk merawat orang sakit memiliki amalan yang luar biasa, disaat kita bisa dengan ikhlas dan tulus merawat pasien. Terlebih bila pasien yang kita rawat pun ikhlas dan senang menerima layanan kita, maka akan menjadi ladang amal bagi kita.

Meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW harus menjadi target kita terutama dalam implementasi dikehidupan sehari-hari kita seperti sabar, sopan, senyum, salam dan sapa.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Momentum untuk Memperbaiki Akhlak dalam Pergaulan
PERWAKILAN KARYAWAN RSUD dr. SOEDONO MADIUN IKUTI SOSIALISASI DAN BIMBINGAN TEKNIS PEMUTAKHIRAN DATA PESERTA PNS BP. TAPERA

PERWAKILAN KARYAWAN RSUD dr. SOEDONO MADIUN IKUTI SOSIALISASI DAN BIMBINGAN TEKNIS PEMUTAKHIRAN DATA PESERTA PNS BP. TAPERA

SENIN (4/7/2022), Sejumlah perwakilan karyawan RSUD dr. Soedono Madiun mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis pemutakhiran data peserta PNS Bp. Tapera dengan tema “Wujudkan Rumah Pertama PNS” di Gedung Serbaguna Sumbawa. Para karyawan mengikuti kegiatan melalui zoom meeting yang disiarkan langsung oleh Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur di Ruang Hayam Wuruk Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya.

Kegiatan ini dibuka oleh Setda Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Bapak Dr.Ir. Wahid Wahyudi, MT menyampaikan bahwa pemutakhiran data berpengaruh dalam pengambilan kebijakan yang tepat.

Perwakilan karyawan RSUD dr. Soedono Madiun mengikuti sosialisasi BP. TAPERA



Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) merupakan tabungan yang dilakukan secara periodik oleh peserta layanan selama jangka waktu tertentu dan hanya dapat dimanfaatkan pembiayaan perumahan. Adanya Kegiatan sosialisasi Tapera bertujuan untuk mengenalkan program Tapera yang merupakan pengganti program Bapertarum kepada ASN yang terdiri dari PNS dan PPPK di Provinsi Jawa Timur, terutama yang terdaftar setelah tahun 2020. Selain itu, ASN yang terdaftar sebelum bulan Agustus tahun 2020 dihimbau untuk melakukan pemutakhiran data pada portal sistem informasi tapera (Sitara). Registrasi dan pemutakhiran data dapat dilakukan di laman Sitara.Tapera.go.id

Perwakilan karyawan RSUD dr. Soedono Madiun mengikuti sosialisasi BP. TAPERA

Tapera ini diharapkan dapat menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta.  Beberapa keunggulan program Tapera diantaranya peserta dapat memeriksa saldo tabungan Tapera yang dipotong dari gaji setiap bulannya, memilih prinsip pengelolaan dana (konvensional atau Syariah), mendapatkan hasil pengembalian tabungan Tapera yang tidak terpakai pada saat pensiun, dan memilih bank pencairan dana Tapera. Terdapat 3 program Tapera yang ditawarkan kepada peserta, yaitu Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Bangun Rumah (KBR), dan Kredit Renovasi Rumah (KRR).

RSUD dr. Soedono Madiun Buktikan Integritas Institusi dengan Re-Survey Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama

RSUD dr. Soedono Madiun merupakan rumah sakit rujukan utama di Jawa Timur bagian barat- selatan, terus meningkatkan kualitas pelayanan rujukan kesehatan dan pendidikan yang mengedapankan Kemudahan Akses, serta tata Kelola rumah sakit yang profesional, bermutu, akuntabel dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Hal ini terbukti dengan diperolehnya predikat Rumah Sakit Terakreditasi Paripurna serta menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia sejak tahun 2010. Rumah Sakit Pendidikan adalah rumah sakit yang mempunyai fungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan secara terpadu dalam bidang pendidikan kedokteran dan/atau kedokteran gigi, pendidikan berkelanjutan, dan pendidikan kesehatan lainnya secara multiprofesi.

Selain menjadi rumah sakit Pendidikan utama bagi Fakultas Kedokteran UII, RSUD dr. Soedono Madiun juga melakukan Kerjasama Pendidikan dengan Progam Pendidikan Dokter Spesialis, sebagai RS Jejaring Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya dan Universitas Brawijaya Malang. Selain itu RSUD dr. Soedono Madiun juga menjalin kerjasama sebagai wahana pembelajaran profesi dengan beberapa Institusi Pendidikan Keperawatan, Pendidikan Radiologi, Pendidikan Rekam Medis, Pendidikan rehabilitasi medik, Pendidikan ahli Gizi serta pendidikan tenaga kesehatan lainnya.

Selasa (21/6/2022) Tim Asessor dari Kementerian Kesehatan RI yang terdiri dari Cindy, SH., MARS; drg. Christiana ENH, M.Kes; dr. Saprina Maryani, MARS; dr. Rachim Dinata, Sp.B., M.Kes; dan dr. Yani Istadi, M.Med. melakukan penilaian Re-Survey Akreditasi RSUD dr. Soedono Madiun sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

Reakreditasi dilakukan secara daring menggunakan zoom meeting dimana masing-masing standar akan diverfikasi langsung oleh Asessor secara bersamaan dalam breakout room yang telah disiapkan pada masing-masing standar. Penanggung jawab standar harus mempersiapkan dokumen pendukung dan bukti-bukti pelaksanaan kegiatan Rumah Sakit Pendidikan.

Ada beberapa komponen penilaian dalam akreditasi ini, diantaranya

  1. Visi, misi, dan komitmen rumah sakit di bidang pendidikan;
  2. Manajemen dan administrasi pendidikan;
  3. Sumber daya manusia;
  4. Sarana penunjang pendidikan; dan
  5. Perancangan dan pelaksanaan program pendidikan klinik yang berkualitas.

Telusur lapang pun tetap dapat dilakukan dengan menggunakan system Runner, dimana terdapat petugas yang akan menunjukkan kondisi ruangan ataupun alat yang ingin dilihat oleh Asessor melalui perangkat kamera yang terkoneksi dalam breakout room. Petugas Runner menjadi kunci utama dimana Asessor dapat melihat bukti implementasi standar dalam proses Pendidikan di RSUD dr. Soedono Madiun.

Kegiatan Re-Survey yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB berjalan dengan baik dan lancar. Tim Asessor sangat puas dengan kesiapan RSUD dr. Soedono Madiun dalam menghadapi penilaian ini. Hal ini terbukti, dengan selesainya penilaian Re-Survey ini lebih cepat dari jadwal yg ditentukan pada pukul 13.00 WIB. Namun tetap masukan yang diberikan Asessor menjadi fokus RSUD dr. Soedono Madiun untuk terus berbenah dalam menjaga mutu layanan dan mutu peserta didik demi memberikan pelayanan kesehatan yang prima.

RSUD dr. Soedono Madiun Buktikan Integritas Institusi dengan Re-Survey Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama
Daftar Online Rawat JalanInformasi BedTelemedicineRujukan OnlineThalasemia dan HemofiliaVirtualTour RSSM